Apa Saja yang Bisa Dibeli di Apotek
Penjelasan tentang obat bebas yang bisa dibeli di apotek atau drugstore Jepang dan perbedaannya dengan obat resep.
Di apotek dan drugstore Jepang, Anda bisa membeli banyak obat tanpa resep seperti obat flu, penurun demam, dan obat lambung. Namun, nama produk di Jepang berbeda dari yang umum di Amerika sehingga pada awalnya bisa membingungkan.
Perbedaan apotek dan drugstore
Apotek:
- Ada apoteker yang bertugas
- Bisa menerima resep dari dokter
- Juga menjual obat bebas
Drugstore (seperti Matsumoto Kiyoshi, Welcia):
- Menjual obat bebas, kebutuhan sehari-hari, dan makanan
- Pada jam tertentu ketika tidak ada apoteker, beberapa jenis obat mungkin tidak bisa dibeli
Obat yang bisa dibeli tanpa resep (OTC)
Flu dan demam:
- Obat flu umum seperti Pabron dan Lulu
- Pereda nyeri dan penurun demam seperti Bufferin atau Loxonin S versi OTC
- Ryukakusan dan permen pelega tenggorokan untuk keluhan tenggorokan
Pencernaan:
- Gaster 10 versi OTC untuk menekan asam lambung
- Taisho Kampo Ichoyaku atau Ohta Isan untuk begah dan gangguan pencernaan
- Biofermin sebagai probiotik untuk usus
Alergi dan rinitis:
- Allegra FX dan Claritin EX untuk alergi atau hay fever
- Alguard sebagai obat tetes mata
Obat luar:
- Oronine atau plester Kizu Power Pad untuk luka
- Muhi atau Kinkan untuk gigitan serangga
Hal yang perlu diperhatikan saat membeli
Kemasan obat di Jepang hampir selalu hanya berbahasa Jepang. Jika Anda menjelaskan gejala kepada apoteker atau staf toko, mereka biasanya dapat menyarankan obat yang sesuai. Aplikasi penerjemah di ponsel juga sangat membantu saat bertanya.
Jika mengambil obat resep
Setelah menerima resep dari rumah sakit, Anda membawanya ke apotek resep atau apotek yang bekerja sama dengan asuransi, biasanya dekat rumah sakit. Jika menunjukkan kartu asuransi, obat resep juga hanya dikenai tanggungan sekitar 30%.
Tentang obat yang dibawa dari Amerika
Beberapa obat yang dijual bebas di Amerika mengandung bahan yang dibatasi di Jepang. Beberapa obat alergi yang mengandung pseudoephedrine atau beberapa jenis obat pereda nyeri bisa terkena pembatasan saat dibawa ke Jepang. Jika ragu, periksa lebih dulu ke Kedutaan Besar AS di Jepang atau Kementerian Kesehatan Jepang sebelum berangkat.