Kapan Harus Belanja di Supermarket dan Kapan di Drugstore
Di Jepang, supermarket dan drugstore menjual banyak barang yang saling tumpang tindih. Panduan ini membantu Anda memahami apa yang sebaiknya dibeli di mana.
Di Jepang, peran supermarket dan drugstore sedikit berbeda dibanding di Amerika. Drugstore bukan hanya menjual obat, tetapi juga banyak makanan dan kebutuhan sehari-hari, dan harganya sering lebih murah.
Supermarket
Ini adalah tempat standar untuk membeli bahan makanan. Produk segar seperti sayur, daging, dan ikan biasanya lebih lengkap dan lebih baik kualitasnya di supermarket.
- Sayur, daging, ikan: supermarket biasanya lebih unggul dari segi kualitas dan variasi
- Makanan siap saji dan bento: sering mendapat diskon menjelang malam, ditandai dengan stiker potongan harga
- Beras dan bumbu: pilihan di supermarket lebih lengkap
- Jaringan yang umum: Aeon, Maruetsu, Life, Seiyu, Ito Yokado
Drugstore
Selain obat dan kosmetik, drugstore juga menjual makanan dan kebutuhan rumah tangga dengan harga murah.
- Kebutuhan sehari-hari seperti sampo, deterjen, dan tisu: sering lebih murah daripada supermarket
- Minuman, camilan, dan makanan instan: pilihannya banyak
- Obat dan suplemen: untuk produk nonresep bisa dibeli langsung
- Jaringan yang umum: Matsumoto Kiyoshi, Welcia, Tsuruha Drug, Sugi Pharmacy
Cara belanja yang hemat
- Sayur, daging, ikan → supermarket
- Sampo, deterjen, tisu → drugstore
- Kebutuhan mendesak → minimarket, tetapi lebih mahal karena buka 24 jam
- Belanja dalam jumlah besar → Gyomu Super, yang terkenal murah untuk ukuran besar
Percakapan yang sering muncul di kasir
- “Apakah Anda memerlukan kantong?” → karena kantong plastik berbayar; jika tidak perlu, Anda bisa mengatakan tidak atau menggeleng
- “Apakah Anda punya kartu poin?” → jika tidak punya, cukup bilang tidak
- Self-checkout makin umum; biasanya cukup mengikuti instruksi di layar