Cara Memilih Kartu SIM di Jepang
Panduan tentang jenis kartu SIM yang bisa digunakan di Jepang dan cara memilih yang paling sesuai dengan kondisi Anda.
Untuk memakai smartphone di Jepang, Anda memerlukan kartu SIM. Jika memahami jenis SIM dan cara kontraknya, Anda bisa menghindari biaya yang tidak perlu.
Jenis utama kartu SIM
① SIM wisata / jangka pendek
- Bisa dibeli di bandara, minimarket, atau toko elektronik besar
- Tidak memerlukan kemampuan bahasa Jepang dan bisa aktif di hari yang sama
- Banyak yang hanya menyediakan data tanpa telepon
- Masa berlaku biasanya 7–90 hari
- Contoh: IIJmio, b-mobile, SoftBank Tourist SIM
② SIM murah dengan kontrak bulanan (MVNO)
- Sering membutuhkan pendaftaran tempat tinggal, rekening bank, dan kadang nomor telepon Jepang
- Biayanya relatif murah, sering sekitar ¥1.000–¥2.000 per bulan
- Bisa digunakan untuk telepon dan data
- Contoh: IIJmio, mineo, Rakuten Mobile, LINEMO
③ Kontrak operator besar
- Docomo, au, SoftBank
- Biasanya perlu proses kontrak dalam bahasa Jepang
- Biaya bulanan lebih mahal, sekitar ¥2.000–¥5.000 atau lebih
- Kualitas jaringan stabil
Hati-hati dengan SIM lock
Agar bisa memakai SIM Jepang, ponsel Anda harus dalam kondisi SIM-free. Jika perangkat dibeli di luar negeri, sebaiknya buka kuncinya sebelum datang ke Jepang.
Urutan yang disarankan bagi penduduk jangka panjang
1. Segera setelah tiba: gunakan SIM wisata atau eSIM agar bisa langsung terhubung
2. Setelah punya pendaftaran tempat tinggal dan rekening bank: pindah ke kontrak SIM bulanan yang lebih murah
Istilah yang sering muncul di halaman kontrak Jepang
- 月額: biaya bulanan
- データ容量: kapasitas data, misalnya 20GB
- 通話: apakah mendukung panggilan suara
- SMS: apakah mendukung SMS
- 契約期間: masa kontrak; jika tertulis “tanpa ikatan” berarti lebih bebas dibatalkan